CARA PEMESANAN PRODUK

DISTRIBUTOR RESMI NASA NAMA: SITI FATMATUS SYAROFAH HP/WA : 0822 2000 5350 / 08222 9999 066 MENERIMA PENDAFTARAN DISTRIBUTOR BARU

PUPUK NASA UNTUK TANAMAN DURIAN

PAKET PUPUK TANAMAN DURIAN

POWER NUTRITION 1 BOTOL 250 GRAM
SUPERNASA 1 BOTOL  250 GRAM
POC NASA 1 BOTOL 500 CC
HORMONIK 1 BOTOL100 CC
GLIO 1 KOTAK 100 GRAM
PESTONA 1 BOTOL 500 CC





PT NATURAL NUSANTARA berupaya membantu para petani durian tanah air dengan menghasilkan teknik budidaya durian yang tepat, Sehingga memungkinkan terjadiny peningkatan hasil secara kuantitas. Kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan ( K-3)

Syarat Pertumbuhan

Tanaman durian dapat tumbuh maksimal di ketinggian 50-6020 mdpl, dengan intesitas cahaya 40-50%, dengan suhu lingkungan 22-30 derajat celius dan dengan curah hujan yang ideal sekitar 1.500-2.500mm pertahun. Tanah yang baimk untuk tanaman durian adalah tanah lempung berpsir sabaur danmemiliki banyak kandungan bahan organik dengan pH 6-7

PEMBIBITAN

Pilihlah bibit tanaman yang subur, segar. sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas penyakit dan hama, memiliki cabang 2-4 arah dan ada tunas baru.

PERSIAPAN LAHAN

Pembukakan lahan sebaiknya dilakukan pada muim kemarau. Lahan yang digunakan untuk budidaya dibersihkan dari gulma, alang alang serta tanaman keras yang dapt mengganggu masknya sinar matahari. Buat saluran pembuangan air pada lahan, jika lahan miring dibuatkan terasering.

JARAK TANAM

Jarak tanam yang umum digunakan berukuran 8x12 m atau 10 x 10 m

TANAMAN PELINDUNG

Budidaya buah durian dengan skala besar dan luas yang berada di tempat terbuka sangat diperlukan tanaman pelindung, seperti turi, lamtoro, gamal, pepaya, atau sengon.
Tanaman pelindung ditanamn setelah penyiapan lahan.

LUBANG TANAM

Buat lubang tanam dengan ukuran 50cm2. Pisahkan tanah bagian atas dan bagian bawah lalu biarkan selama kurang lebih 2 minggu. Tanah bagian atas kemudian campur dengan pupuk kandang matang 20 kg + 5 gram Natural GLIO + 10 KG Dolomit aduk sampai rata sebagai media tanam. Lalu masukkan campuran tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 minggu sebelum bibit ditanam

PENANAMAN



Penanaman Sebaiknya dilakukan saat awal musim hujan. Gali lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran bibit. Ambil bibit dengan hati hati agar akarnya tidak rusak kemudian tanaman bibit sebatas leher akar tampa mengikutkan batangnya. Lalu siramkan air secukupnya. Agar lebih optimal tambahkan pupuk organik SUPERNASA dengan dosis 1 botol untuk kurang lebih 200 tanaman. 1 botol SUPERNASA dilarutkan ke dalam 2 liter (2.000 ml) air untuk dijadikan larutan induk. Setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk lalu siramkan setiap pohon atau dengan cara siramkan 1 sendok makan SUPERNASA per 10 liter air per pohon.

PENGAIRAN

Pengairan dilakukan sejak awal penanaman sampai tanaman berproduksi. Tetapi pada waktu berbunga, penyiraman sebaiknya dikurangi. Penyiraman dilakukan pada pagi hari.

PEMANGKASAN

Pemangkasan dilakukan terhadap tunas tunas air, cabang atau ranting yang tidak terkena sinar matahari, tumbuhnya tidak normal, mati atau terserang ham penyakit. Pucuk tanaman dipangkas ketika tinggi tanaman mencapai ketinggian sekitrar 4-5 m

PEMUPUKAN
  • Umur tanaman 1-3 tahun, mnggunakan pupuk kandang 30-50 kg/ha, NPK 0,5-1 kg/ha, frekuensi 3-4 kali per tahun 
  • Umur tanaman 4-6 tahun, menggunakan pupuk kandang 75-150 kg, NPK 1,5-2,5 kg/ha, Frekuensi 2-3 kali per tahun
  • Umur tanaman 15-10 tahun, menggunakan pupuk kandang 200-300 kg/ha, NPK 3-5 kg/ha, frekuensi 1-2 kali per tahun 
Pemupukan sejak awal pertumbuhan hingga tahun ke tiga menggunakan pupuk NPK dengan kandungan N tinggi. Pemupukan pupuk kandang di lakukan setahun sekali pada awal musim kemarau atau akhir musim hujan. Sedangkan pemupukan yang menggunakan pupuk makro dilakukan sesuai umur tanaman dengan cara menaburkan melingkar sesuai lebar pendeknya tajuk tanaman.

Siramkan SUPERNASA (Ketika umur tanaman 0-3 thn) dan POWER NUTRITION (Ketika tanaman berumur di atas 3 thn ) Dengan cara seperti di atas. Penyemprotan 3-4 tutup POC NASA ditambah 1 tutup HORMONIK per tangki, dilakukan setiap 1-2 bulan selama tanaman masih dapat dijangkau alat semprot.


PERAWATAN BUAH 

Pengendalian Hama Dan Penyakit 

1. Penggerek Batang 

Target Sasaran : Batang, dahan, ranting 
Gejala : Tanaman layu, daun kering rontok dan kemudian mati.
Cara Pengendalian: Semprotkan PESTONA dan POC NASA 

2.Penggrek Buah 

Gejala : Buah busuk dan berulat kemudian rontok
Cara Pengendalian : Semprotkan PESTONA atau PENTANA ditambah AERO-810 lalu gunakan NATURAL METILAT untuk perangkat hama 

3. KUTU PUTIH 

Target Sasaran : Bunga, Daun, Buah 
Gejala : Daun menjadi kriting, bunga dan buah menjadi rontok 
Cara Pengendalian : Semprotkan PENTANA atau PESTONA ditambah AERO-810 secara bergantian 

4.ULAT DAUN 

Target Sasaran : Daun, Dengan cara memkan daun
Gejala : Daun berlubang dan rusak.
Cara Pengendalian : Semprotkan PESTONA atau PENTANA ditambah AERO-810. Semprotkan secara bergantian


5. PENYAKIT KANKER BATANG 

Gejala : Terdapat luka pada kulit batang yang mengeluarkan lendir berwarna merahpada bagian bwah dekat dengan tanah. Setelah tanaman membusuk, Pucuk pucuk tanaman akan mengering, daun layu dan rontok, akhirnya tanaman menjadi mati. 
Cara Pengendalian : Perbaiki sanitasi kebun, memperbesar jarak tanam , Bersihkan Gulma dan memangkas tanaman. Gunakan Natural Glio sejak awal tanam atau oleskan pada batang yang luk kemudian tutup dengan parafin, kerok batang yang terserang sampai warna coklat tidak kelihatan kemudian semprot PESTONA +POC NASA 

6. PENYAKIT BUSUK AKAR 

Gejala : Bagian batang tanaman harus dibelah. Pada bagian korteks akan terlihat warna coklat. Pada bagian yang berkayu akan terlihat warna merah muda dengan bercorak coklat. Jika ditemukan gejala tersebut, tanaman segera dimusnahkan dan di bakar. Bekas lubang tanam ditaburi NATURAL GLIO dan KAPUR. Sistem drainase pada lahan juga diperbaiki untuk mencegah persebaran penyakit. Gunakan Natural Glio sejak awal tanam sebagai upaya pencegahan.

7. PENYAKIT BERCAK DAUN 

Gejala : Terdapat bercak bercak besar dan kering pada daun menyebabkan daun berlubang 
Cara Pengendalian : Aplikasikan Natural Glio dan POC NASA 

8. PENYAKIT JAMUR


Gejala : Keluar cairan kuning pada bagian batang diselimuti dengan benang benang jamur berwarna mengkilat seperti laba laba. Batng yang terserang dapat mati.
Cara Pengendalian : potong bagian yang terserang, kurangi kelembaban, dan oleskan NATURAL GLIO ditambah POC NASA pada bagian yang terserang

9. PENYAKIT AKAR PUTIH

Gejala : Daun kuning kemudian coklat sebelum akhirya mengerut dan gugur.
Cara Pengendalian : Buang semua tanaman inang dari areal kebun, gunakan Natural Glio sebagai pencegahan.

10. Penykit Busuk Buah

Gejala : Terdapat bercak bercak basah berwarna coklat kehitaman pada kulit buah.
Buah kemudian membusuk dan terbentuk miselium dan sporangia berwarna putih pada bagian yang terserang. 
Cara Pengendalian : Gunakan Natural Glio sebelum tanam.


UNTUK KONSULTASI, BERMINAT MENJADI DISTRIBUTOR RESMI PUPUK NASA ATAU INFO PEMESANAN PRODUK 
SEGERA HUBUNGI 
Info Tani Di Lembang, Info Pupuk Nasa Di Lembang, Pusat Pembelian Pupuk Di Lembang, Cara Order Pupuk Nasa Secara Online
Info Tani Di Lembang, Info Pupuk Nasa Di Lembang, Pusat Pembelian Pupuk Di Lembang, Cara Order Pupuk Nasa Secara Online
INFO LEBIH LANJUT
SILAHKAN HUBUNGI
NAMA : SITI FATMATUS SYAROFAH
KODE STOKIS: D.1737
TELEPONE\WA: 0822-2000-5350

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PUPUK NASA UNTUK TANAMAN DURIAN "

Posting Komentar