CARA PEMESANAN PRODUK

DISTRIBUTOR RESMI NASA NAMA: SITI FATMATUS SYAROFAH HP/WA : 0822 2000 5350 / 08222 9999 066 MENERIMA PENDAFTARAN DISTRIBUTOR BARU

BUDIDAYA CABE RAWIT DENGAN TEKNOLOGI PUPUK NASA

Budidaya Cabe Rawit

Buidaya cabe rawit memiliki prospek bisnis yang bagus karena kebanyakan masyarakat indonesia merupakan penggemar cabe. Kebanyakan masyarakat indonesia merasa tak lengkap rasanya jika makan tampa ada rasa pedas cabe. Oleh karena itu permintaan terhadap cabe rawit dipastikan akan terus meningkat. Selain itu, harga cabe rawit yang relatif tinggi juga menjadikan budidaya cabe sangat mengutungkan.




Namun tanaman cabe yang rentan terhadap serangan penyakit, terutama penyakit keriting daun menjadikan para petani enggan untuk budidaya cabe terutama dalam skala besar. Bagaimana mengatasi hal itu? Sebenarnya tanaman cabe rawit memiliki resiko lebih rendah dibanding tanaman cabe merah atau cabe besar. Tanaman cabe rawit lebih tahan terhadap serangan hama, meskipun hama tanaman cabe merah bisa saja menyerang tanaman cabe rawit.

Pra Budidaya Cabe Rawit

Berikut beberapa syarat lokasi budidaya cabe rawit yang ideal
  • Tanaman cabe rawit akan tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi, yaitu sekitar 300-2000 mpdl
  • Suhu lingkungan ideal untuk tanaman cabe rawit yaitu 24-27 derajat celcius dengan kelembaban 60%
  • Budidaya cabe rawit dapat dilakukan di sawah bekas menananm padi atau tegalan, dengan kondisi tanah gembur, mengandung unsur hara yang cukup, dan memiliki persediaan air yang cukup
  • Tanaman cabe rawit membutuhkan sinar matahari sepanjang hari, tanpa terhalangi oleh pohon yang lebih tinggi 
  • pH tanah yang dikehendaki tanman cabe rawit yaitu netral, berkisar antara 5 hingga 7 
Pemilihan Benih Cabe Rawit 

Pilihlah benih dari kualitas tanaman induk yang unggul dan tidak berpenyakit. Karena benih yang berkualitas baik atau unggul akan menghasilkan tanaman yang subur, tahan terhadap penyakit sehingga dapat menghasilkan buah cabe rawit yang lebat dan dengan kualitas yang baik pula. Cara yang lebih praktis, saat ini telah tersedia benih unggul di toko pertanian


Jika anda ingin menggunakan benih cabe rawit dengan kulitas bagus, PT NATURAL NUSANTARA (NASA) mengelurkan produk benih cabe rawit genie yng merupakan benih cabe rawit unggul jenis hibrida yang tentu saja memiliki banyak keunggulan keunggulan dibandingkan jenis cabe rawit variates lokal

Biji benih kemudian di rendam dengan larutan POC NASA dosis 0,5-1 tutup botol/liter air hangat (Sehangat Kuku), benih direndm semalaman. Benih yang terapung saat direndam sebaiknya dibuang, karen hal tersebut menandakan benih tidak berkualitas bagus 

Fase Penyemaian Benih Cabe Rawit
  • Persemaian menghadap ke arah timur dengan naungan atas plastik, untuk meghindari terik matahari dan air hujan.
  • Media tumbuh biji dibuat dari campuran tanah dan kompos yang telah disring, dengan perbandingan 3:1 pupuk kandang sebelum digunakan sebaiknya dicampur dengan Natural Glio banyak 100 gram untuk 25-50 kg pupuk kandang dan diamkan selama 1 minggu. Lalu media tersebut dimasukkan ke dalam polibag ukuran 4x6
  • Biji cabe diletakkan satu per satu ke tiap polibag, diletakkkan tetap di tengah tengah polibag lalu di tutup dengan lapisan tanah tipis dan pupuk kandang matang yang telah disaring
  • Lakukan penyiraman sehari 1 kali antara pukul 06.00-08.00 pagi hari, atau pukul 16.00-17.30 sore hari untuk perawatan media semai.
  • Lakukan pemupuka seminggu sekali menggunakan SP36 : KCL : POP SUPERNASA ( 50 : 50 : 20gr) ke dalam 10-12 liter air dikocorkan pada media semai sampai minggu ke 3 
Pengolahan Tanah dan Penanaman Bibit Cabe Rawit 

Pengolahan tanah dilakukan brrsama dengan saat persemaian cane rawoit, gr tidakmemakan waktu lama. Sebaiknya dilakukan penanamn, tanah harus dibersihkan dari tanaman dan bebatuan yang dapat mengganggu tanaman cabe rawit nantinya. Twbarkan pupuk kandang 0,5-1 ton untuk 1000 m2 lahan. lahan kemudian diluku dan digaru agar pupuk kandang tercampur rata. Lalu diamkan selama 1 minggu selanjutnya lahan diberi dolomit 0,25 ton untuk 1000 m2 lahan. dolomit berfungsi untuk menambah tingkat keasaman tanah.

Langkah selanjutnya yaitu membuat bedengan dan parit. Bedengan dibuat dengan lebar 100 cm dan parit dibuat dengan lebar 100 cm dan parit dibuat dengan lebar 80 cm, jarak antar bedengan yaitu 80 cm, Siramkan SUPERNASA dengan dosis 1 sdm makan, yang dicampur dengan 10 liter air, untuk menyiram bedengan kurang lebih sepanjang 5-10 meter.


Campurka pupuk kandang 50-100 dengan Natural Glio 100-200 gr dan biarkan selama satu minggu, lalu tebarkan ke bedengan. Tutup bedengam dengan mulsa plastik yang  dilubangi dengan jarak tanam 60 x 70 cm dengan pola zig zag dan biarkan selama 1 minggu.

Selama berumur 21-30 hari (hari setelh semai), lakukan pengontrolan terhadap benih cabe yng sedang di semai. Pada usia 21-30 hari, bibit yang tumbuh normal sudah memiliki 5-6 helai daun. Pilih bibit yang pertumbuhanya seragam, sehat, mulus, tidak teradapat cacat dan penyakit untuk dipindah tanamkan ke lahan penanaman.

Waktu yang paling baik untuk proses penanaman ini yaitu pada pagi atai sore hari saat matahari tidak bersinar terik. Lepaskan plastik polybag semai dengan hati hati dan jangn sampai merusak parakaran bibit. Masukan bibit cabai beserta bola tanahnya ke lubang tanam. Usahakan bola tanam, segera lakukan penyemprotan dengn POC NASA sebanyak 3-4 tutup per tangki.

CARA PEMUPUKAN TANAMAN CABE RAWIT 

1.Pemupukan 1 ( Usia 1 minggu-4 minggu) Dosis untuk 10.000 pohon 

Buat larutan induk dari 1 botol SUPERNASA (250 gr) +25 NPK + 200 lt Air (1 Drum), Aplikasikan dengan Cara : 

1 liter larutan induk + 10 lt Air. kocorkan pada tanaman coba 1 pohon 200ml (1 gelas aqu), ini cukup untuk 50 pohon

Dosis pemupukan diberikan usia 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu dan 4 minggu 

2. Penyemprotan 

Dilakukan seminggu sekali dengan dosis 4 tutp POC NASA + 2 tutup PESTONA + 1/2 TUTUP AERO -810, semprot pagi hari sebelum pukul 09.00 pagi

Dosis pemupukan diberikan usia 1 minggu sampai usia 4 minggu 

Pemupukan 2 ( Usia 5 minggu-8 minggu), Dosis untuk 5.000 pohon

Buat larutan induk dari 1 botol POWER NUTRITION (250 gr) +50 kg NPK +200 lt Air, Aplikasikan dengan cara : 

2 liter larutan induk + 10 lt air, Kocorkan pada tanaman cabai 1 pohon 200ml (1 gelas aqua), larutan ini cukup untuk 50 pohon, biarkan seminggu sekali.


3.Pemyemprotan ke 2 

Dilakukan seminggu sekali dengan dosis 6 tutup POC NASA
+ 1 Tutup Hormonik + 4 tutup PESTONA + 1/2 tutup AERO + 15 lt Air ( 1 tangki)

Pemupukan 3 ( Usia 9 minggu-20 minggu), dosis untuk 5.000 pohon

Buat larutan induk dari 1 botol Supernasa (250 gr) + 1 botol Power Nutrition ( 250 gr ) + 75 NPK + 200 liter Air diberikan seminggu sekali, aplikasikan denagn cara: 

2 liter larutan induk + 10 liter air, kocorkan pda tanaman cabai 1 pohon 200 ml ( 1 elas aqua ), larutan ini cukup untuk 50 pohon

3.Penyemprotan 3 

Dilakukan seminggu sekali dengn dosis 8 tutup POC NASA + 1 TUTUP HORMONIK + 6 tutup PESTONA + 1/2 TUTUP AERO=810 + 15 liter Air ( 1 tangki )

Catatan : 

Pemberian Gliocladium diberikan diminngu ke 4,8.12 dan 16, caranya campur dengan pupuk induk.

Tujuan pemberioan Gliocldium untuk mencegah cerangan jamur ( Fusarium dan Antranokse ) seta Layu Bakteri 

Dosis Pupuk Makro ( Kimia ) sesuai rekomendasi setempat/Kebiasaan Petani.

Penggunaan Produk NASA terbukti efektif membantu meningkatkan produktivitas hasil panen tanaman cabai rawit. Dengan pemupukan dan pengendalian hama seperti tahapan di atas diharapkan tanaman cabai rawit dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang luar biasa tampa mengenal musim tetap berubah terus sehingga disaat harga canai tinggi kita bisa untung banyak dan disaat harga cabai rendah kita juga tidak rugi.


INFO LEBIH LANJUT
SILAHKAN HUBUNGI
NAMA : SITI FATMATUS SYAROFAH
KODE STOKIS: D.1737
TELEPONE\WA: 0822-2000-5350




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "BUDIDAYA CABE RAWIT DENGAN TEKNOLOGI PUPUK NASA"

Posting Komentar