CARA PEMESANAN PRODUK

DISTRIBUTOR RESMI NASA NAMA: SITI FATMATUS SYAROFAH HP/WA : 0822 2000 5350 / 08222 9999 066 MENERIMA PENDAFTARAN DISTRIBUTOR BARU

PUPUK NASA UNTUK BUDIDAYA CABAI


1. PENDAHULUAN 


Cabe rawit dapat di tanam di dataran rendah maupun tinggi, PH 5-6. Bertanam cabe rawit di hadapkan dengan berbagai masalah (resiko) diantaranya: teknis budidaya, kekurangan unsur hara, serangan hama dan penyakit dan lain sebagainya. Kami dari PT. NATURAL NUSANTARA (NASA) berupaya membantu penyelesaian masalah tersebut agar terjadi peningkatan produksi cabe rawit secara kualitas, kuantitas, dan kelestarian (K-3), sehingga petani pemula pun dapat berkompetisi di era pasar bebas saat ini.

2. FASE PENANAMAN

A. Pengolahan Lahan

Tebarkan pupuk kandang dosis 0,5- 1 ton per 1000 m2. Diluku kemudian digaru (biarkan -+ 1 minggu). Kemudian di beri kapur tani/dolomit sebanyak 250 Kg/ 1000 m2, dibuat bedengan lebar 100 cm.dan parit selebar 80 cm, siram supernasa 2 botol. SUPERNASA : 2 Botol dilarutkan dalam 3 liter air (larutan Induk). Setiap 50 Liter air di tambahkan 200 cc larutan induk. Campurkan GLIO 100-200 gr dengan 50-100 kg pupuk kandang biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan tadi. Bedengan di tutup plastik mulsa dan dilubangi, jarak tanam 60-70 cm pola zig zag lalu biarkan 1-2 minggu.



B. Benih

Pilih benih dengan kualitas induk yang unggul, tidak berpenyakit. untuk lebih mudah nya saat ini sudah tersedia benih unggul di toko pertanian. Biji benih kemudian di rendam dengan POC NASA dosis 0,5-1 tutup botol/liter air hangat (sehangat kuku), benih di rendam semalaman.

3. FASE PENYEMAIAN 

Bibit yang sudah direndam dengan larutan POC NASA selama semalam kemudian ditabur ke media semai. Media semai diambil dari sebagian lahan untuk penanaman cabe rawit. Untuk ukuran 3 x 1 m mampu menampung 1000 biji benih cabe rawit. Selanjutnya media semai ditambah pupuk kandang sebanyak 3 Kg. Di campur lagi dengan bagian atas tanah semaian sehingga merata. Selanjutnya buatlah larikan dengan lebar 15-20 cm dengan dalam larikan 1-2 cm. Benih lalu diletakkan di dalam larikan kemudian di tutup menggunakan daun kelapa atau jerami selama 2-3 hari. Setelah terlihat berkecambah penutup tadi dikeluarkan dan diganti dengan atap rumbia setinggi 1-1,5 m sepanjang area persemaian. Untuk menjaga Benih yang sudah berkecambah dari hewan ternak terutama ayam, bisa di gunakan waring sebagai penutup sekeliling area semai. Cabe rawit dirawat di media semai sampai berumur 21 hari atau sampai memiliki 4 helai daun. Untuk perawatan bisa di lakukan penyiraman sehari 1 kali antara pukul 06:00-08:00 pagi hari, atau pukul 16:00-17:30 sore hari. Pemupukan dapat dilakukan seminggu sekali menggunakan SP36 : KCL : POP SUPERNASA (50 : 50 : 20gr) ke dalam 10-12 liter air di kocor diantara larikan sampai minggu ke 3.

4. FASE PENGELOLAAN TANAMAN 
  1. Penyiraman dapat dilakukan dengan pengocoran tiap tanaman atau penggenangan (dilep) jika dirasa kering.
  2. Pemupukan dengan pengocoran dilakukan seminggu sekali tiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan campuran pupuk SP 36 : KCL : POP SUPERNASA (250 : 250 : 100gr) dalam 50 liter air. dengan takaran 250 cc/lubang minggu ke 4-5. sedangkan saat umur ke 6-12 minggu pemupukan TSP : KCL : POWER NUTRITION (500 : 250 : 250 : 100gr) dalam 50 Liter air dengan dosis 500cc/lubang.

  3. Penyemprotan POC NASA ke tanaman dengan dosis 5 tutup botol/tangki pada umur 10, 20 hari. kemudian pada umur 30, 40, 50 hari setelah tanam, POC NASA + HORMONIK dosis 1-2 tutup botol/tangki
  4. Perempelan, sisakan 2-3 cabang utama/produksi mulai umur 15-30 hari setelah tanam.
  5.  Pengamatan Hama dan Penyakit
  • ulat grayak
  • kutu kutuan
  • penyakit bercak daun 
  • penyakit layu
  • lalat buah 
  • penyakit busuk antranoksa



5. FASE PANEN DAN PASCA PANEN
  •  Pemanenan : panen pertama sekitar umur 60-75 hari. Panen kedua dan seterusnya bisa mencapai 30-40 kali tergantung ketinggian tempat dan cara budidayanya. Setiap Setelah pemetikan di semprot POC NASA + HORMONIK dan di pupuk dengan perbandingan seperti di atas.
  • Cara panen : Buah dipanen tidak terlalu tua (kemasakan 80-90%), pemanenan yang baik pagi hari setelah embun kering, penyortiran dilakukan sejak dilahan, disimpan ditempat yang teduh
  • Hama dan Penyakit : kumpulkan dan musnahkan buah yang busuk/rusak.

INFO LEBIH LANJUT
SILAHKAN HUBUNGI
NAMA : SITI FATMATUS SYAROFAH
KODE STOKIS: D.1737
TELEPONE\WA: 0822-2000-5350

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PUPUK NASA UNTUK BUDIDAYA CABAI "

Posting Komentar